Senin, 09 November 2020

Cari Pengganti Virgil van Dijk, Liverpool Disarankan Beli Bek Ini

Judi Online - Eks penjaga gawang Liverpool, Chris Kirkland menyarankan mantan timnya untuk merekrut bek Burnley, James Tarkowski sebagai pengganti Virgil van Dijk.

Judi Online Cari Pengganti Virgil van Dijk, Liverpool Disarankan Beli Bek Ini

Liverpool mendapat pukulan telak setelah Van Dijk mengalami cedera ligamen dalam laga derbi melawan Everton beberapa waktu lalu. Bek asal Belanda itu pun harus absen lama.


Judi online24jam slot Gudangproduk.com Cederanya Van Dijk membuat Liverpool kini tinggal mengandalkan Joe Gomez dan Joel Matip di pos bek tengah. Sebelumnya, Jurgen Klopp juga sempat menggeser Fabinho ke belakang dan memainkan Rhys Williams serta Nathaniel Phillips.


Sejumlah nama dikaitkan dengan Liverpool, mulai dari Dayot Upamecano hingga Kalidou Koulibaly. Namun, Kirkland merasa bahwa Tarkowski bisa menjadi figur pengganti Van Dijk yang mumpuni.


“Jelas ada banyak pembicaraan tentang Tarkowski di Burnley. Saya suka dia, saya rasa dia bagus," ujar Kirkland kepada Football Fan Cast.


"Anda tidak bisa berkata, 'apakah dia akan melakukan apa yang dilakukan Van Dijk?' Karena itu tidak mungkin, tidak ada yang melakukannya," tambah Kirkland.


Lebih lanjut, Kirkland juga merasa yakin bahwa Gomez bakal menjadi partner Van Dijk di lini belakang Liverpool untuk waktu yang sangat lama.


“Gomez selalu dilihat dan selalu dibicarakan sebagai pasangan ideal Virgil. Mereka berdua bermain selama 10 tahun ke depan untuk Liverpool adalah sesuatu yang saya yakin masih akan kita lihat ketika Virgil sudah kembali," tutur Kirkland.


Tanpa Van Dijk, Liverpool sendiri nyatanya tetap sukses meraih serangkaian hasil positif di Premier League dan Liga Champions.


Sumber: Football Fan Cast

Setelah Menang Besar, Bagaimana Peluang Chelsea Juara Premier League?

Judi Online - Kemenangan penting berhasil didapatkan Chelsea dalam laga lanjutan Premier League kontra Sheffield United, Minggu (8/11/2020) lalu. Tidak tanggung-tanggung, klub asuhan Frank Lampard tersebut menang dengan skor telak 4-1.

Judi Online Setelah Menang Besar, Bagaimana Peluang Chelsea Juara Premier League?

Awalnya, Chelsea sempat dibuat terkejut setelah pemain Sheffield, David McGoldrick, mencetak gol pada menit ke-9. Untungnya Chelsea bisa berbalik unggul sebelum babak pertama usai berkat aksi Tammy Abraham dan Ben Chilwell.


Judi online24jam slot Gudangproduk.com Aroma kemenangan semakin kuat menyelimuti Chelsea, terutama setelah Thiago Silva mencetak gol di menit ke-77. Timo Werner kemudian menutup pagelaran gol dari the Blues pada menit ke-80.


Tambahan tiga poin membuat Chelsea berhasil merangsek naik ke posisi 15 di klasemen sementara Premier League. Hanya berselisih tiga angka dari pemuncak klasemen saat ini, Leicester City.


Tidak hanya memperbaiki posisinya di klasemen, hasil ini juga membuat kans Chelsea menjadi juara semakin besar. Memang, masih terlalu dini untuk berbicara soal siapa yang akan menjadi pemenang di akhir musim nanti.


Namun setidaknya, Chelsea bisa dianggap sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menjadi pemenang bersama Manchester City dan Liverpool. Begitu pendapat dari mantan pemain Arsenal, Ian Wright.


"Ya, dengan apa yang mereka miliki sekarang," jawab Ian Wright saat dimintai pendapat soal kans Chelsea menjadi juara pada akhir musim oleh Premier League Production.


Kendati demikian, Wright melihat kalau Chelsea masih punya satu masalah untuk diatasi. Mereka mendatangkan banyak pemain baru dan Frank Lampard bertugas untuk menjadikan mereka sebagai sebuah kesatuan.


"Ada sedikit masalah dalam hal menyatukan tiap kepingan menjadi satu dan saya pikir sang kiper [Edouard Mendy], Thiago Silva, [Hakim] Ziyech yang masuk, [Kai] Havertz masuk, Werner masuk, saya berpikir dengan pemain dan kualitas seperti itu, ya, mereka seharusnya bisa [jadi kandidat juara]," lanjutnya.


"Namun sekarang tinggal soal menyatukan semuanya. Bagi saya, memainkan Kante di mana dia bisa bermain dengan bebas adalah hal vital untuk sektor penyerangan, sebab dia berada di segala tempat pada hari ini," tambahnya.


"Jadi begitu semuanya terhubung dan mereka mulai meraih beberapa kemenangan yang seperti sekarang, mereka punya segalanya untuk menjadi penantang, tak perlu diragukan lagi," pungkasnya.

Jumat, 06 November 2020

Soal Pengganti Van Dijk, Liverpool Pertimbangkan Rekrut Bek Inter Milan Ini

Judi Online - Juara Premier League, Liverpool diberitakan punya target baru untuk menjadi pengganti Virgil van Dijk. The Reds tertarik mendatangkan bek milik Inter Milan, Milan Skriniar.

Judi Online Soal Pengganti Van Dijk, Liverpool Pertimbangkan Rekrut Bek Inter Milan Ini

The Reds diyakini akan belanja bek tengah baru di bulan Januari nanti. Setelah mereka dikabarkan akan kehilangan Virgil van Dijk hingga akhir musim nanti akibat cedera lutut yang parah.


judi online24jam slot Gudangproduk.com Sejumlah bek tengah mulai dikaitkan dengan Liverpool saat ini. Bahkan ada beberapa nama besar yang dilaporkan bakal merapat ke Anfield.


ESPN melansir bahwa Liverpool kini punya opsi lain untuk memperkuat lini pertahanan mereka. The Reds tertarik untuk merekrut Milan Skriniar.


Menurut laporan tersebut, Liverpool sebenarnya sudah lama mengamati Skriniar.


Sang bek dalam dua tahun terakhir menjadi sosok yang tangguh di lini pertahanan Inter. Ia menunjukkan performa yang konsisten dari pekan ke pekan.


Selain itu usianya juga masih 25 tahun sehingga Inter menilai sang bek bisa memberikan kontribusi yang besar dalam jangka waktu yang panjang di Anfield.


Menurut laporan tersebut, peluang Liverpool punya peluang besar untuk mengangkut Skriniar.


Ini dikarenakan sang bek saat ini mulai tersisih di skuat Inter Milan. Antonio Conte diberitakan tidak terlalu menyukai Skriniar.


Jadi dengan harga yang tepat, Inter tidak akan keberatan melepaskan Skriniar di bulan Januari nanti.


Sumber ESPN

Lawan Everton, Manchester United Bisa Mainkan Alex Telles

Judi Online - Sebuah kabar gembira datang bagi Manchester United. Setan Merah dilaporkan sudah bisa memainkan Alex Telles di pertandingan melawan Everton.

Judi Online Lawan Everton, Manchester United Bisa Mainkan Alex Telles

Malam ini Manchester United akan bertandang ke Merseyside. Mereka akan menantang Everton pada pertandingan pekan kedelapan EPL.


judi online24jam slot Gudangproduk.com Laga ini bisa dikatakan laga yang krusial bagi United. Pasalnya Setan Merah bisa mendekati jurang degradasi kalau mereka kalah di laga ini.


Jelang laga ini, United mendapatkan tambahan amunisi. Pasalnya Alex Telles sudah kembali berlatih dan siap bermain di laga ini.


Menurut laman resmi MU, Telles sudah dinyatakan negatif covid-19.


Sejak dua pekan yang lalu, ia absen membela United. Karena ia dinyatakan positif COVID-19.


Namun setelah dua kali melakukan tes, sang bek sudah dinyatakan negatif dari virus yang mematikan itu.


Laporan itu juga mengabarkan bahwa Telles sudah kembali berlatih bersama skuat Manchester United.


Ia berlatih penuh bersama skuat MU pada hari Jumat (6/11) kemarin. Ia dilaporkan berlatih penuh di momen itu.


Jadi Telles kemungkinan besar sudah bisa bermain melawan Everton nanti malam.


Sang bek mengalami masalah di bagian punggungnya sehingga ia masih diperiksa apakah bisa bermain atau tidak di laga ini.


Sumber MUFC

Pemenang dan Pecundang Jika MU Menunjuk Mauricio Pochettino Sebagai Manajer

Judi Online - Nama Mauricio Pochettino kini santer dikabarkan bakal menjadi manajer baru Manchester United. Menarik untuk menanti gebrakan yang bakal dibuat Pochettino jika melatih United.

Judi Online Pemenang dan Pecundang Jika MU Menunjuk Mauricio Pochettino Sebagai Manajer

Pochettino kini tidak terikat kontrak dengan klub mana pun. Dia sudah menyatakan siap melatih klub lagi, termasuk untuk kembali melatih klub Premier League.


Judi Online Gudangproduk.com Di tengah kesiapan Pochettino melatih lagi, Ole Gunnar Solskjaer sedang berada dalam tekanan. Performa buruk di awal musim 2020/2021 membuat manajer asal Norwegia itu berada dalam tekanan.


United kalah pada dua laga terakhir, lawan Arsenal dan Istanbul Basaksehir. Jika akhir pekan ini United kalah lawan Everton, bukan tidak mungkin Solskjaer bakal terdepak dari United.


Lantas, jika Pochettino ditunjuk sebagai manajer United, siapa pemain yang bakal menjadi pemenang dan pecundang? Seperti dikutip dari The Mirror, simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.


Luke Shaw berada dalam situasi yang sulit pada era Ole Gunnar Solskjaer. Dia masih bermain reguler pada awal musim 2020/2021, tetapi Solskjaer telah menyiapkan Alex Telles untuk menggusur posisinya.


Nah, jika Pochettino datang, maka situasi bakal terbalik untuk Luke Shaw.


Di masa lalu, Luke Shaw pernah bekerja sama dengan Pochettino di Southampton. Di bawah bimbingan Pochettino, Luke Shaw sempat disebut sebagai calon bek kiri masa depan Inggris setelah era Ashley Cole.


Pochettino mampu membangun tim secara kolektif. Hal itu sudah nampak ketika dia melatih di Espanyol, Southampton, dan Tottenham. Pochettino punya manajemen personal yang bagus.


Pria 48 tahun tidak pernah takut kehilangan pemain kuncinya. Saat masih bekerja di Soton, dia selalu kehilangan pemain kunci setiap awal musim. Namun, capaian klub tetap stabil.


Paul Pogba sendiri beberapa kali menyatakan ingin pindah dari United. Jika Pochettino bertindak sebagai pelatih, mungkin Paul Pogba akan dibukakan pintu keluar dari Old Trafford.


Seperti Luke Shaw, Aaron Wan-Bissaka mungkin juga bakal mendapat berkah jika Pochettino ditunjuk sebagai manajer utama. Wan-Bissaka bisa mendapat banyak hal positif di pria asal Argentina itu.


Di tangan Pochettino, nama seperti Kyle Walker dan Kieran Tripier mampu tampil bagus di posisi bek kanan. Mereka kemudian juga menjadi andalan timnas Inggris.


Wan-Bissaka tampil bagus bersama United. Akan tetapi, dia belum mendapatkan kesempatan bermain di timnas Inggris secara reguler. Pochettino mungkin bisa membantu pemain 22 tahun.


Pochettino sangat gemar bekerja dengan pemain muda. Situasi ini bakal sulit bagi pemain seperti Nemanja Matic. Pemain asal Serbia sudah berusia 32 tahun.


Bukan hanya dari sisi usia, Nemanja Matic juga tidak sesuai dengan karakter permainan Pochettino.


Pochettino membangun timnya dengan dasar pressing dan intensitas yang tinggi. Matic tidak cukup cepat dan intens untuk cara bermain Pochettino, walau dia punya kemampuan umpan yang piawai.


Mason Greenwood menjadi pemain muda dengan talenta yang sangat besar. Pada usia 18 tahun, dia mampu menembus tim utama United dan tampil sangat bagus pada musim 2019/2020 lalu.


Pochettino punya reputasi bagus dengan pemain muda. Ketika masih melatih Tottenham, dia membuka pintu bagi Harry Kane masuk tim utama. Dia juga membawa Dele Alli dari klub MK Dons.


Well, di bawah kendali Pochettino, sangat mungkin Mason Greenwood bakal berkembang lebih pesat. Greenwood bakal mendapat kepercayaan seperti yang pernah didapatkan Harry Kane.


Sumber: The Mirror

Duel Antarlini Der Klassiker: Siapa Bisa Bendung Robert Lewandowski?

Judi Online - Borussia Dortmund dan Bayern Munchen akan bertarung untuk memperebutkan posisi puncak Bundesliga pada Minggu, (8/11/2020) dini hari. Laga bertajuk Der Klassiker ini menjadi laga yang layak ditunggu karena keduanya merupakan tim papan atas dengan komposisi skuad yang berkualitas.

Judi Online Duel Antarlini Der Klassiker: Siapa Bisa Bendung Robert Lewandowski?

Bertanding di Signa Idunia Park, Borussia Dortmund tentu tidak ingin kandangnya dinodai dengan kekalahan dari saingannya. Di lain pihak, Bayern Munchen juga diiringi rasa percaya diri yang tinggi berkat ketajamannya.


Judi Online Gudangproduk.com Di Bundesliga Bayern Munchen begitu berbahaya dalam urusan mencetak gol dan kini telah mengoleksi 24 gol. Sehingga, meskipun keduanya tampil sama baiknya dengan raihan sama-sama meraih 15 poin dari enam laga, Munchen berhak bertengger di posisi teratas berkat raihan golnya.


Robert Lewandowski yang pernah berkostum Borussia Dortmund menjadi juru gedor utama yang sedang tampil menggila. Lewandowski bisa kapan saja mencetak dua gol, tiga gol atau lebih dalam satu laganya.


Namun, di laga ini Lewandowski perlu bekerja ekstra keras karena Dortmund merupakan tim dengan catatan kebobolan paling sedikit di Bundesliga. Meskipun tertinggal dalam urusan mencetak gol 13 berbanding 24, dalam urusan pertahanan Dortmund unggul dengan catatan dua kali kebobolan berbanding sembilan milik Bayern Munchen.


Maka menarik di lihat pertarungan antarlini di Der Klassiker kali ini. Borussia Dortmund dengan pertahanan paling kuat dan Bayern Munchen dengan penyerangan tertajam sejauh ini. Lantas siapa yang akan berduel langsung di laga ini? Berikut namanya.


Manuel Akanji akan menjalani laga terberatnya sebagai bek Borussia Dortmund karena secara langsung harus berhadapan dengan bomber tajam Robert Lewandowski. Akanji sejauh ini menjadi salah satu bek paling aktif dengan telah mencatatkan rataan 100 kali sentuhan di Bundesliga.


Akanji yang memiliki postur tubuh besar setinggi 1,87 meter juga mampu menghadang lawannya sehingga di lima kali penampilannya, Akanji berhasil menjaga gawang Dortmund tidak kebobolan sebanyak empat kali.


Lawannya Robert Lewandowski juga sedang panas-panasnya. Di laga apa pun Lewandowski selalu bisa menjadi andalan tim dan sejauh ini Lewandowski merupakan top skorer sementara Bundesliga dengan 10 gol dari lima kesempatannya.


Melawan Akanji tentu menjadi salah satu tantangan besar untuk Lewandowski, secara fisik Akanji bisa meredam striker asal Polandia tersebut. Namun, Lewandowski juga cerdik dalam menempatkan posisinya sehingga bisa mencetak gol.


Di lini tengah ada duel antara Axel Witsel dengan Joshua Kimmich dua nama yang tampil baik dan merupakan andalan timnya. Axel Witsel dan Joshua Kimmich sama-sama memiliki kemampuan sebagai penghubung lini belakang dan depan.


Axel Witsel dengan akurasi umpannya berhasil tampil memuaskan dengan rataan keberhasilan umpan mencapai 96 persen. Kimmich juga sama baiknya dan bahkan telah menciptakan empat assists berkat distribusi bolanya yang mencapai 90 persen keberhasilan.


Laga ini pun menjadi pembuktian siapa yang bisa menjadi rajanya lini tengah untuk partai Der Klassiker kali ini. Axel Witsel perlu meredam kecerdikan Kimmich dalam mengatur tempo permainan, begitu juga dengan Kimmich yang harus mencari cara melewati Witsel yang kokoh di tengah.

Jika di Bayern Munchen ada Lewandowski, di Dortmund ada Erling Haaland yang juga tampil menjanjikan di setiap laga mana pun. Sejauh ini Haaland telah mencetak 10 gol dari 10 kali penampilannya di segala kompetisi.


Haaland memiliki postur tubuh yang kokoh sebagai penyerang tengah, dia bisa mencetak gol lewat udara maupun darat. Haaland juga memiliki kecepatan dan positioning yang baik sehingga dia bisa mencetak lima gol di Bundesliga.


Di laga ini, Haaland akan berhadapan dengan Jerome Boateng, pemain bertahan yang kaya akan pengalaman melawan striker-striker hebat. Dalam urusan menghentikan striker kuat, Jerome Boateng juga memiliki modal dari tubuhnya yang setinggi 1,92 meter. Dengan ukuran badannya yang besar Boateng bisa dengan memenangkan duel-duel yang dihadapinya.


Der Klassiker juga menghadirkan pembuktian dua kiper yang disebut-sebut sebagai kiper terbaik di Bundesliga. Manuel Neuer yang sudah lama dicap sebagai kiper terbaik dunia, musim ini telah kecolongan beberapa kali.


Dari enam laga Bundesliganya, Neuer bahkan telah kebobolan sembilan kali, dan baru mencatatkan dua clean sheets. Sedangkan Roman Burki kini memiliki catatan yang lebih baik dari Neuer setelah hanya kebobolan dua kali dari empat penampilannya.


Roman Burki juga telah tampil empat kali di Bundesliga, tiga di antaranya berhasil berakhir dengan clean sheets. Laga ini sekaligus menjadi pembuktian bagi keduanya terkait siapa yang paling tenang dan bisa menyelamatkan tim dari kebobolan.


Sumber: Sofascore, Transfermarkt

Selasa, 03 November 2020

Siapa Bisa Lawan Sadio Mane, Diogo Jota, dan Mohamed Salah?

Judi Online - Jurgen Klopp sangat puas melihat aksi Liverpool saat menang atas Atalanta. Pria asal Jerman menilai sulit bagi tim mana pun untuk melawan trio Sadio Mane, Diogo Jota, dan Mohamed Salah pada saat ini.

Judi Online Siapa Bisa Lawan Sadio Mane, Diogo Jota, dan Mohamed Salah?

Liverpool menang 5-0 pada laga Grup D Liga Champions 2020/2021, Rabu (4/11/2020) dini hari WIB melawan Atalanta. Duel ini digelar di Gewiss Stadium, markas Atalanta judi online24jam slot https://sites.google.com/view/qqjelas.


Tiga pemain depan yang dimainkan Jurgen Klopp bermain sangat bagus. Diogo Jota membuat tiga gol dan satu assist. Sedangkan, Sadio Mane dan Mohamed Salah mampu mencetak satu gol.


Kini, Liverpool makin kokoh di puncak klasemen Grup D. The Reds meraih sembilan poin dari tiga laga yang dimainkan. Liverpool mencetak delapan gol dan belum kebobolan.


Jurgen Klopp memberikan segala pujian untuk pemainnya atas hasil gemilang lawan Atalanta. Klopp tidak merasa kemenangan besar ini diraih Liverpool berkat kemampuan dia meracik taktik dan strategi.


"Ini tentang para pemain, sulit melawan kami malam ini, saya tidak berpikir ada orang yang bisa bertahan melawan Sadio Mane, Mohamed Salah dan Diogo Jota," buka Klopp kepada BT Sport.


"Jadi ini bukan tentang taktik atau sistem kami, ini tentang tim," sambungnya.


Klopp sangat mendambakan laga seperti melawan Atalanta. Liverpool mampu bermain bagus di semua lini. Mereka bertahan dengan solid dan menyerang dengan sangat tajam.


"Organisasi lini tengah, hasrat, dan kesiapan. Kami berada di top level, baris terakhir mendorong dan mengetahui ancaman yang bisa ditimbulkan Atalanta," imbuh Klopp.


Di balik segala pujian untuk Sadio Mane dan kolega, Jurgen Klopp juga memberikan catatan. Eks pelatih Dortmund itu merasa jika Liverpool masih memberi ruang pada pemain Atalanta untuk menyerang.


"Anda bisa menang 5-0, Anda bisa mencetak lebih banyak gol tetapi penjaga gawang kami masih harus melakukan tiga penyelamatan kelas dunia. Secara keseluruhan, game yang sangat bagus," kata Jurgen Klopp.


Liverpool selalu menang pada enam laga terakhir di semua kompetisi. Akhir pekan nanti, Liverpool akan berjumpa Manchester City pada laga yang dipastikan berjalan sangat seru Agen Judi Online https://gudangproduk.com.


Sumber: BT Sport